SEMINAR NASIONAL STAHN-TP PALANGKA RAYA TAHUN 2015

Dalam upaya peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya. STAHN-TP Palangka Raya pada tanggal 13 Maret 2015 menyelenggarakan seminar nasional dengan tema Urgensi peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya dalam rangka peningkatan SDM Hindu. 

Bertempat di Auditorium STAHN-TP Palangka Raya seminar dengan sub tema melalui implementasi pendidikan Hindu kita tingkatkan mutu SDM Hindu yang bermartabat mengundang bapak Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D.dan bapak Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. sebagai narasumber pada seminar ini.
Dalam sambutanya ketua Panitia seminar Nasional DR. I Made Kastama, SH., MH mengatakan pelaksanaan seminar nasional sebagai wadah untuk peningkatan pengetahuan dan memiliki wawasan luas sebagai cakrawala berpikir dan mengarah ke masa depan sebagai warga negara wajib untuk meningkatkan pendidikan, meningkatkan kultur SDM agar mampu menghadapi tantangan dimasa depan. Sedangkan menurut bapak DR. I Made Kastama, SH., MH tujuan pelaksanaan seminar nasional ini adalah
1. Menjadikan seminar nasional ini sebagai ruang elaboratif peningkatan mutu pendidikan dan SDM Hindu.
2. Menjadikan seminar nasional ini sebagai ruang Diskursus atas wacana peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya.
3. Menjadikan seminar nasional ini sebagai titik balik dalam memahami pluralisme Hindu yang dapat memberi makna nyata dalam membangun solidaritas Hindu di Indonesia.
Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar ketua STAHN-TP Palangka Raya Bapak Prof Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil. mengatakan salah satu maksud dari perubahan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya adalah demi terciptanya kualitas SDM Hindu Kalimantan Tengah khususnya dan kalimantan pada umumnya serta dalam menyiapkan kader-kader Hindu kedepan yang berkualitas berdaya saing dan tentu memiliki dedikasi pada agama Hindu dan masyarakat di kalimantan tengah. Melalui seminar ini ketua STAHN-TP Palangka Raya menyampaikan salah satu maksud dari penyelenggaraan seminar ini adalah mendapatkan masukan dari bapak Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D.dan bapak rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. mengenai strategi perubahan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya,Demikian dibritakan Kanit Informasi dan Pangkalan Data: Dr.Drs.I Made Suyasa, MAP.,M.Si

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


SEMINAR NASIONAL
STAHN-TP PALANGKA RAYA TAHUN 2015

Bertempat di Auditorium STAHN-TP Palangka Raya tanggal 13 Maret 2015 STAHN-TP Palangka Raya menyelenggarakan seminar nasional dengan tema Urgensi peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya dalam rangka peningkatan SDM Hindu. Hadir sebagai narasumber adalah Bapak Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D.dan Bapak Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si.
Sebagai narasumber pertama Bapak Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D menyampaikan materi dengan judul standar pembentukan/peningkatan status dari sekolah tinggi ke institut. Dalam paparan awalnya Bapak Dirjen menyampaikan kebijakan Dirjen dalam peningkatan status perguruan tinggi dalam pengembangan institusi adalah untuk perguruan tinggi Hindu saat ini di prioritaskan untuk semua institusi untuk dikembangkan dan ditingkatkan statusnya.
Menurut bapak Dirjen peningkatan status perguruan tinggi harus dilakukan atas dasar kebutuhan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, kebutuhan pembangunan nasional serta pertumbuhan jumlah mahasiswa.
Selain itu syarat-syarat seperti persentase kualifikasi pendidikan dosen; persentase kepangkatan akademik dosen; rasio jumlah mahasiswal dosen; jumlah, jenis, dan ragam Program StudiiJurusaniFakultas; persentase kualifikasi pendidikan tenaga kependidikan; persentase status akreditasi program studi; sarana dan prasarana; dan jumlah mahasiswa juga harus dipenuhi.
Untuk STAHN-TP Palangka Raya sendiri menurut Bapak Dirjen telah memenuhi syarat untuk beberapa poin antara lain sarana prasarana, staf pengajar dimana ada 11 Doktor dan jumlah prodi sedangkan yang menjadi kendala adalah jumlah guru besar dimana STAHN-TP Palangka Raya masih memiliki satu guru besar sedangkan syarat jumlah guru besar untuk menjadi institut % 10 dari jumlah total dosen. selain itu syarat jumlah mahasiswa adalah 3.000 sedangkan saat ini STAHN-TP Palangka Raya memiliki kurang lebih 500 mahasiswa. untuk itulah Bapak Dirjen memotivasi Doktor-Doktor yang ada di STAHN-TP Palangka Raya untuk mempersiapkan diri menjadi Guru Besar, sedangkan untuk jumlah mahasiswa akan bertambah bila sudah dibuka prodi baru nantinya. Sedangkan untuk dasar Hukum dalam peningkatan status bisa dilihat lebih jelas di PMA No. 15 Tahun 2014 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan.
Selain masalah teknis Bapak Dirjen juga menekankan bahwa peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya adalah sebuah perjuangan yang membutuhkan kerjasa tim yang solid tanpa tim yang solid usaha peningkatan status akan sulit untuk dilakukan.
Selanjudnya untuk narasumber kedua Bapak Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. membawakan materi dengan judul mengembangkan Mutu Perguruan Tinggi Agama Hindu Dalam Menghasilkan Sumber Daya Yang Berkualitas Dan Berdaya Saing. Menurut Bapak Rektor IHDN Denpasar paradikma perguruan Tinggi saat ini adalah perguruan tinggi yang berkualitas dimana perguruan tinggi saat ini yang dilihat bukan hanya kelengkapan sarana prasarana dan kualitas dosennya tapi yang lebih penting bisa tidak perguruan tinggi menjamin bahwa apa yang dihasilkan nanti yaitu lulusannya berkualitas yang memiliki daya saing.
Permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia menurut Bapak Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. antara lain kualitas Sumber Daya Manusia, tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi, tenaga asingmeningkat apa lagi dengan adanya masyarakat ekonomi asia (MEA), lebih senang sekolah di luar negeri, rendahnya biaya pendidikan dan dikotomi pandangan mutu dan pemerataan. Selain permasalahan tersebut tantangan pendidikan tinggi saat ini adalah pengaruh intervensi global, permasalahan makro nasional, ciri bangsa heterogen, jumlah penduduk > 220 juta, globalisasi, keterbukaan, demokrasi/kebebasan, rasionalisasi berpikir, budaya persaingan, peran PT membentuk masyarakat madani.
Selanjudnya Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. menyampaikan strategi bagaimana meningkatkan sistem penjamin mutu pada perguruan tinggi antara lain: Dirjen pendidikan tinggi menetapkan pedoman penjamin mutu pendidikan tinggi di PT, PT menggalang komitmen menjalankan penjamin mutu PT, PT memilih dan menetapkan sendiri standar mutu PT pada setiap jurusan/program studi, PT menetapkan dan menjalankan organisasi dan mekanisme kerja penjamin mutu PT, PT melakukan benchmarking mutu PT secara berkelanjutan baik ke dalam maupun ke luar negeri. Agar penjamin mutu PT dapat dilaksanakan dengan baik menurut Bapak Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. terdapat beberapa prasyarat yang harus dipenuhi antara lain : Komitmen, perubahan paradigma, sikap mental dan pengorganisasian.

 

Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu
Telah Hadir Di STAHN-TP Palangka Raya

Bertepatan dengan dilaksanakannya seminar nasional dengan tema Urgensi peningkatan status STAHN-TP Palangka Raya menjadi IHDN-TP Palangka Raya dalam rangka peningkatan SDM Hindu. Pada tanggal 13 Maret 2015 bertempat di Auditorium STAHN-TP Palangka Raya. STAHN-TP Palangka Raya melauncing pendirian Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu, dimana bersamaan dengan launcing tersebut Bapak Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D menyerahkan SK Pendirian pendirian Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu kepada ketua STAHN-TP Palangka Raya Bapak Prof Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil.
Dengan hadirnya Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu di STAHN-TP Palangka Raya dapat meningkatkan kualitas SDM guru agama Hindu yang ada di Kalimantan tengah Khususnya dan Kalimantan pada umumnya.
Untuk informasi penerimaan karyasiswa baru Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu dapat menghubungi kampus Pascasarjana STAHN-TP Palangka Raya di Jalan G.Obos X Palangka Raya.

 

SEMINAR AKADEMIK JURUSAN BRAHMA WIDYA TAHUN 2015

Bertempat di ruang rapat Gedung Rektorat Lantai II STAHN-TP Palangka Raya pada tanggal 16 Maret 2015 Jurusan Brahma Widya melaksanakan seminar akademik dengan tema Optimalisasi Iklim Akademik di Lingkungan Kampus STAHN-TP Palangka Raya dengan narasumber Ibu Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D dengan materi Sistem Pendidikan Gurukula, Pendidikan Berkarakter dan Bermartabat dan Bapak Handoko, S.Ag., M.Si. dengan materi Suasana Akademik Kampus Yang Kondusif Beretika dan Bermoral. 

Ujian Proposal Tesis Ilmu Hukum Agama Hindu

Ujian Proposal Tesis Ilmu Hukum Agama Hindu An: Made Widhiyana dilaksanakan diruang Ujian Pasca lantai II 12 Maret 2015 dengan judul: Penyelasaian Kasus Penceraian Pada Umat Hindu Perspektif Hukum Hindu (Study Di Desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur).

Selaku Penguji Utama adalah Dr.Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pendamping , Dr.Drs.I Made Suyasa, MAP. M.Si, Dr.Drs.I Wayan Sukabawa, S.Ag.,M.Ag, Dr.I Made Kastama, SH.,MH dan Dr.I Wayan Salendra,S.Ag.,M.Si.
Acara dibuka oleh Penguji utama Dr.Pranata, S.Pd., M.Si, sekaligus memberikan catatan-catatan yang perlu dicermati oleh perserta Uian , terus dilanyutkan oleh Dr.Drs.I Made Suyasa, MAP.,M.Si, Beliau memberikan masukan kepada peserta ujian bahwa dalam Karya ilmiah lebih-lebih dalam penulisan tesis perlu kehati-hatian dalam melakukan penelitian, Beliau menyeroti dalam tesisnya antara judul, latar belakang, terus untuk mendapatkan rumusan masalah harus nyambung, demikian juga teori dan kerangka berpikir, dilanyutkan dengan Dr. Drs. I Wayan Subawa S.Ag.,M.Ag, Beliau menyeroti adalah kerangka berpikir jangan asal copy bagaimana korelasinya dengan judul harus nyambung, dan dilanyutkan dengan Dr.I Made Kastama,SH.,MH, beliau menekankan dirumusan masalah, karena itu adalah merupakan wajah dari yang akan diteliti.
Dari beberapa catatan-catatan yang diberikan oleh penguji pada prinsipnya proposal ini dapat dilanyutkan dengan beberapa perbaikan-perbaikan. Perbaikan ini tidak boleh lebih dari 12 Hari Kerja dan bila tidak, tentu ada sangsinya, tegas Direktur Pasca Ilmu Hukum Dr.I Made Kastama, SH.,MH. Acara ujian selama dua jam dan selasai jam 10.
Bersama ini tampilan Gambar saat Ujian Proposal Tesis

 

 

STAHN-TP PALANGKARAYA LAKSANAKAN KKN

 

Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya melakukan KKN  2015 ini di Dua Kabupaten yaitu Kabupaten Kota Waringin Barat dan Kabupaten Kapuas. Penempatan KKN ini sesuai dengan Permintaan Ketua Majelis Resot dan Ketua PHDI masing-masing kabupaten. Acara Pelepasan  dilakukan oleh Ketua STAHN-TP Palangkaraya, Prof. Drs.I Ketut Subagiasta,M.Si., D.Phil dihadiri oleh Waka II Mitro S.Pd., M.Si, Waka III Budi Widodo SH.,MH, Para Kapus,Para Kanit, Para Ketua Jurusan  dan tim pengelola KKN 2015.

Pada acara pelepasan oleh Ketua dikatakan inilah saatnya anak-anaku untuk bisa mengaplikasikan antara ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dengan dilapangan apakah sesuai atau tidak. Diakuinya memang akan menemukan suatu perbedaan-perbedaan, namun tidaklah terlalu prisif, disinilah seninya kita sebagai mahasiswa harus pinter-pinter menyikapi permasalahan-permasalahan yang ditemukan dilapangan sehingga kita dituntun, dilatih mulai saat ini berpkir secara dewasa.

Dilapangan adalah kampus non formal yang luar biasa. Jika kita sebagai Mahasiswa KKN bisa memecahkan masalah-masalah nantinya yang ditemukan dilapangan secara baik dan bijaksana artinya anda sudah lulus dimasyarakat dan bisa juga menyelasaikan tugas-tugas dengan baik nantikan sebagai calon-calon abdi negara,.Inilah kesempatan mas jangan sia-siakan tegasnya.(Kanit Informasi dan Pangkalan Data: Dr.Drs.I Made Suyasa, MAP.,M.Si)

 

RAPAT KERJA STAHN-TP TAHUN 2015

Pada tanggal 29 - 30 Januari 2015 Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP) Palangka Raya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahunan yang diadakan di Aula Serba Guna STAHN-TP Palangka Raya dengan mengambil tema “Melalui Rapat Kerja STAHN-TP Tahun 2015 Kita Tingkatkan Kualitas Pengawasan, Pengelolaan Keuangan dan Kinerja STAHN-TP Palangka Raya ”.

STAHN-TP Hadiri Upacara Puncak Ritual Wara Nyalimbat Di Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat Barut

Upacara Puncak Ritual Wara Nyalimbat Di Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat Barut

Palangka Raya, Perwakilan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (STAHN-TP) Palangka Raya, Sabtu (6/9/2014) masing-masing dari unsur dosen Budhi Widodo, MH, Suryanto, M.Pd dan dari mahasiswa Betli Sudarman, Sutra, dan Sudi menghadiri undangan acara puncak Ritual Wara Nyalimbat di Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara.

Acara puncak upacara ritual Wara Nyalimbat dihadiri oleh Pejabat Pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara, Ketua MD-AHK Kabupaten Barito Utara, yang mewakili Kapolres Barito Utara, Kapolsek Kecamatan Montallat, Camat Montallat, Ketua MR-AHK Kecamatan Montallat, Ketua MK-AHK Desa Paring Lahung dan beberapa undangan lainnya.

WISUDA VIII DAN DIES NATALIS XIII STAHN-TP PALANGKA RAYA TAHUN 2014

Palangka Raya, 27 Agustus 2014. Wisuda adalah suatu proses pelantikan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu perguruan tinggi atau universitas. Umumnya dalam kegiatan itu turut hadir para undangan yang berasal dari wali mahasiwa dan segenap unsur Muspida. Demikian halnya dalam wisuda VIII dan kegiatan Dies Natalis XIII STAHN-TP Palangka Raya yang dilaksanakan pada tahun ini. 

Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya setidaknya mewisuda 128 mahasiswa dari empat jurusan. Jurusan Pendidikan Agama Hindu mewisuda 85 mahasisa, sementara jurusan Penerangan Agama Hindu mewisuda 19 mahasiswa, Jurusan Hukum Agama Hindu 14 Mahasiswa dan Jurusan Filsafat mewisuda 10 mahasiswa.

More Articles...

Page 10 of 20