PMB Online

PMB Online STAHN Tampung Penyang Palangka Raya

Perpustakaan Online

Ecampus SIAKAD

Sistem Informasi Akademik STAHN Tampung Penyang

Encyclopedia

Jurnal Online

Layanan Pengadaan

Webmail

Webmail STAHN Tampung Penyang

Find Our Location

TUGAS DAN FUNGSI JURU PENERANG MENINGKATKAN ILMU AGAMA BAGI SELURUH UMAT HINDU DI ERA GLOBALISASIDENGANPENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI(TI)

TUGAS DAN FUNGSI JURU PENERANG MENINGKATKAN ILMU AGAMA BAGI SELURUH UMAT HINDU DI ERA GLOBALISASIDENGANPENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI(TI)

Oleh
I WAYAN SUKABAWA

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi yang begitu pesat, memberikan dampak besar bagi kehidupan manusia. Saat ini teknologi sudah menyentuh segala aspek kehidupan manusia, sehingga banyak produk yang diciptakan untuk mempermudah tugas serta menunjang aktivitas manusia. Salah satu perkembangan yang paling jelas saat ini yaitu pesatnya perkembangan teknologi yang berbasis kepada teknologi informasi. Berkaitan dengan tugas dan fungsi juru penerang tidak bisa lepas dari pengertian Juru penerangan agama Hindu itu sendiri. Jupen agama Hindu adalah para juru penerang penyampaian pesan kepada umat mengenai prinsip-prinsip, etika, dan nilai keberagamaan yang baik. Hasil akhir yang ingin dicapai penerangan agama ialah terwujudnya kehidupan umat Hindu yang memiliki pemahaman mengenai agama Hindu secara memadai. Penuh komitmen dan konsistensi disertai wawasan multikultur untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis, dan saling menghargai satu sama lain.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maka tantangan tugas para peneranggan agama Hindu semakin berat, karena dalam kenyataan kehidupan di tataran masyarakat mengalami perubahan pola hidup yang menonjol.Tugas dan fungsi Tenaga Penyuluh atau pendharma wacana, adalah membimbing dan membina umat beragama antara lain; melalui keghiatan penyuluhan agama dalam rangka pembinaan moral, dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tugas dan fungsi penyuluh agama sesuai dengan tema “ Tugas dan Fungsi Juru Penerangan Meningkatkan Ilmu Agama Bagi Seluruh Umat Hindu di Era Globalisasi Dengan Penggunaan Teknologi Informasi (TI)” sebagai landasan moral, spiritual dan etika beragama, berbangsa dan bernegara, maka pembinaan kepada umat beragama berasaskan pada pembentukan budhi pekerti luhur, sehingga umat beragama memiliki akhlak mulia dalam kerangka berpikir, berkata dan berbuat.


Dalam situasi demikian, menuju keberhasilan kegiatan penerangan tersebut, maka perlu keberadaan juru penerangan agama Hindu memiliki kemampuan, kecakapan yang memadai sehingga mampu memutuskan menentukan sebuah proses kegiatan bimbingan dan penerangan sehingga dapat berjalan secara sistematis, berhasil guna, berdaya guna dalam upaya pencapaian tujuan yang diinginkan. Untuk memiliki kemampuan yang memadai juru penerangan agama Hinndu diberikan pengetahuan dengan mengadakan seminar, lokakarya dan sebagainya.

Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan bisnis, memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur, operasi, dan manajemen organisasi. Berkat teknologi informasi, berbagai kemudahan dapat dirasakan oleh manusia.Hasil Penerapan Teknologi Informasi sepeti teknologi web seseorang memiliki alamat di internet. Pengambilan uang melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri), transaksi melalui Internet yang dikenal dengan e-commerce, transfer uang melalui fasilitas e-banking yang dapat dilakukan dari rumah. Programemail ditemukannya program surat secara elektronik berupa pesan text. Blog seseorang telah memiliki identitas pribadi di dudunia maya, begitu juga programfacebook yaitu sarana komonikasi dengan berbagai orang di dunia maya (Bungin, 2011:138--139).


1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakan di atas Maka permasalahan yang timbul adalah
1.1 Bagaimana tugas dan fungsi juru penerang dengan penggunaan Teknologi informasi (TI) berupa internet dalam rangka Peningkatan ilmu agama Hindu di era globalisasi ?


1.2 Batasan Masalah
Makalah ini mengangkat tema” Tugas dan Fungsi Juru Penerangan Peningkatan Ilmu Agama Bagi Seluruh Umat Hindu di Era Globalisasi Dengan Penggunaan Teknologi Informasi (TI))”.Mengingat beraneka ragamnya jenis teknologi informasi pada saat ini, Agar tidak terjadi kesimpang siuran dan kesalah tafsiran pada isi makalah ini, maka perlunya batasan masalah. Masalah pada makalah ini dibatasi hanya pada pemahaman penggunaan internet bagi juru penerang agama Hindu dalam rangka Peningkatan ilmu agama bagi seluruh umat Hindu. Mengingat dewasa ini penggunaan teknologi informasi berupa internet yang begitu lasim sudah digunakan di kalangan masyarakat.

II. PEMABASAN

2.1 Penguasaan Information Technology (IT) di Era Globalisasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. (TI) menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi.


Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi informasi.


Teknologi informasi di era globalisasi begitu banya jenisnya.Diantara teknilogi informasi yang paling banyak digemari oleh masyarakat adalah internet.Kesempatan yang baik ini kiranya kita perlu membahas internet.Ishadi (1999:126) mengemukakan bahwa internet adalah sistem jaringan antarkomputer.Perkembangannya ditentukan oleh tersedianya sistem tranmisi atau pengiriman data melalui telpon yang berkapasitas besar. Pendapat yang hampir sama dikemukakan oleh Maskun (2013:91--92) internet merupakan jaringan darimjaringan-jaringan, sistem-sistem computer lokal yang tersambung ke sistem regional nasional dan internasional. Semuanya disambungkan dengan beranegam sambungan, seperti kabel serat optik, kawat tembaga pasangan berpilin, transmisi gelombang mikro, atau media komonikasi lain.

Teknologi informasi di sekitar kita begitu banyak, perangakat teknologi informasi merupakan segala jenis peralatan yang di gunakan untuk mendapatkan informasi yang di butuhkan baik melalui media cetak atupun elektronik yaitu berupa : Televise teknoogi informasi yang di sertai dengan visual gambar dan suara atau audio. Laptop adalah seperangkat teknologi informasi yang biasanya di gunakan membantu mengelola atau menyimpan data dan dapat di tampilkan sewaktu-waktu, data yang dapat di tampilkan oleh laptop adalah gambar, video, tulisan, suara. Vidio adalah merupakan seperangkat teknologi terkini biasa di gunakan untuk mengabadikan gambar atau video dengan menggunkan metode penyimpanan secara digital atau disk. Kamera digital teknologi terkini yang bisa di gunakan untuk mengambil sebuah gambar atau video dengan metode penyimpanan atau disk.

Informasi di zaman sekarang berfungsi menentukan segala kegiatan kehidupan manusia di masyarakat.Di dunia bisnis dan ekonomi, informasi merupakan lambing yang mempunyai arti bagi seseorang.Informasi di zaman sekarang sudah sedemikian banyak dan komplek untuk dipilah-pilah mana yang bersifatn edukatif dan mana yang sebaiknya dihindari. Seperti program internet berbagai sajian informasi yang sering tidak sesuai dengan kondisi keluarga. Bisakah kita mengontrol keluarga yang masih kecil tidak mengakses internet pada situs-situs dewasa yang sebenarnya bukan untuk tontonan anak kecil. Informasi seperti ini justru pada masa sekarang sangat sulit untuk mencegahnya. Tetapi dibalik itu informasi di zaman sekarang sangat bermanfaat dengan sstem intenet dan lebih berkembang lagi ke sistem website.

Di zaman sekarang, kita sering hanya berhubungan dengan sistem informasiketika berupa website melakukan transaksi perbangkan, keuangan, transfer data dan informasi, dan juga berbelanja di tok-toko tertentu. Terkadang kita tidak memerlukan orang lain untuk melakukan kegiata-kegiatan seperti tersebut di atas. Kalau dulu kita bertanya dan mencari informasi kepada orang ketika ingin mengetahui dan membutuhkan sesuatu, sekarang kita cukup bertanya kepada “mesin” ATM, kartu kredit, telepon seluer, komputer, internet dan lainnya (Yusup, 2009:27).


Secara makna sebuah website adalah sekumpulan halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan sebuah komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga menjadi media informasi yang menarik untuk dikunjungi oleh orang lain. Nah dari makna itu, bisa kita fahami bahwa definisi website secara sederhana adalah informasi apa saja yang bisa di akses dengan menggunakan koneksi jaringan internet.


Perkembangan teknologi informasi tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi.

Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa.Dengan menggunakan internet.Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘interconnected-networking’) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Perkembangan kemajuan teknologi internet yang sangat pesat merambah kepenjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai Negara, institusi dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk didalamnya untuk pendidikan dan pembelajaran. Layanan yang diberikan internet mencangkup e-mail, Netnews, Telnet, File Transfer protokol dan World wide web (www), dimana yang paling banyak digunakan adalah e-mail serta www (Bungin, 2011: 137). Pada intinya penggunaan media internet ini berfungsi sebagai sarana yang menghubungkan antara konsumen dengan produsen walaupun secara fisik kedua-duanya terpisah dalam jarak yang jauh tetap dapat berinteraksi.


Sejumlah institusi pembinaan jarak jauh didunia maya berupaya untuk menciptakan komunikasi yang interaktif melalui berbagai cara, misalnya dengan membina ajaran agama sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai sarana wawancara dengan memanfaatkan media intenet. Dalam proses komunikasi dua arah (two way communication) berlangsung antara juru penerang dan umat Hindu, dimana tokoh umat menyampaikan ilmu agama dan yang mendengarkan memberikan tanggapan (respon) terhadap materi agama yang diterimanya. Penyuluh agama tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu agama tetapi juga menerima umpan balik (feedback) dari umat serta memberikan penguatan (reinforcement) terhadap hasil wawancara yang telah mereka peroleh dari ajaran tersebut.

Selain aplikasi tersebut, dalam internet berkembang berbagai program lain yang intinya menjadi aplikasi komunikasi antar sesame masyarakat maya. Tentu yang ada hubungannya dengan hubungan-hubungan transaksional merka satu dengan lainnya yaitu :


1). Situs Web (Website)
Secara umum, situs web digolongkan menjadi 3 jenis yaitu: Website Statis, Website Dinamis, Website Interaktif.
a) Website Statis dari kata statis atau sudah dapat kita pahami tidak berubah. Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual dengan mengedit code yang menjadi struktur dari situs itu.


b) Website Dinamis merupakan website yang secara struktur diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit kontent dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya.


c) Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang booming. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum. Website ini user bisa berinteraksi dan beradu argument mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka. Biasanya website seperti memiliki moderator untuk mengatur supaya topik yang diperbincangkan tidak melenceng dari alur pembicaraan. http://caramembuat.mywapblog.com/apa-itu-website-mengenal-definisi-dan-pe.xhtml

2). Blog.
Perkembangan internet menyebabkan orang dapat melakukan chatting/ ngobrol dengan seorang atau kelompok orang di dunia maya.Begitu juga dengan memiliki blog di internet orang dapat menulis dan mengakses tentang dirinya. Secara privasi blog tidak memberikan jaminan keamanan, namun paling tidak dengan memiliki blogseseorang telah memiliki indentitas pribadi dalam dunia maya. Perbedaan Website dan blog, sebelum ada blog itu dulu sebenarnya ada website, berhubung dengan permintaan pasar dan kemudahan dalam dalam update konten maka blog terciptalah dari tangan ahli programing web, blog lahir sebagai pemnyempurna web yang didesain dengan berbagai macam fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya, blog mampu mengakomodir kebutuhan para pengembang situs, karena kebutuhan suatu situs yang dinamis, maka blog pun dalam membuat sistem management content menagarah pada kebutuhanya masih masing dan mulai dari situ blog pun mulai terpecah dan terbagi bertumbuhan menjamur sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Berinteraksi dengan teknologi informasi dalam kemajuan jaman dewasa ini yang semakin canggih, maka penyajian dharma wacana juga bisa dilakukan dengan media teknologi canggih, seperti lewat internet, lewat situs web (website), lewatsitus blog, lewat televisi, lewat radio, memakai tape, dan sebagainya, termasuk juga lewat media cetak, seperti; surat kabar, jurnal, majalah, tabloid, brosur, dan media cetak lainnya yang tersedia.


2.2 Tugas dan Funsi Juru Penerng Demi Peningkatan Ilmu Agama Bagi Seluruh Umat Hindu
Juru penerang agama Hindu tidak bisa lepas dari karakter manusia. Manusia adalah merupakan makhluk yang memiliki budhi untuk dapat berpikir yang lebih dibandikan dengan makhluk lain ciptaan Tuhan. Manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk individu. Dikatakan sebagai makhluk sosial kerena manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, selalu hidup berkelompok. Manusia tidak bisa hidup menyendiri di dunia ini. Pengelompokan hidup manusia menjadi suatu realita yang tidak dapat dielakan, selalu butuh hidup bersama dengan orang lain. Terutama didalam kontek sosial budaya, manusia membutuhkan manisia lain untuk saling berkolaburasi dalam pemenuhan kebutuhan fungsi-fungsi sosial satu dengan yang lainnya. Karena pada dasarnya suatu fungsi yang dimiliki oleh manusi satu akan sangat berguna bagi manusia lainnya (Bungin, 2011:25--26).

Manusia disebut sebagai makhluk individu karena setiap manusia mempunyai karakter tersendiri yang memberikan warna kehidupanya masing-masing.Dalam ilmu sosial paham individu menyangkut tabiatnya dengan kehidupan jiwa yang majemuk.Memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia.Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan.
Para juru penerang agama Hindu memiliki tugas dan fungsi yang khas yaitu: 1). Menjadi panutan atau memberi teladan bagi umatnya, khususnya di tengah situasi bangsa Indonesia di era teknologiinformasi. 2). Mensejahterakan umat beragama, dan

3). Membina umat dalam mendekatkan diri dengan Tuhan dalam bentuk yadnya. Sebagai pemuka agama tentu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, antara lain: memiliki kualitas pribadi yang tinggi, memiliki karisma, yaitu bakat dan kemampuan dalam kepemimpinan. Memahami tentang ajaran agama, memiliki kehidupan pribadi dan sosial yang baik, dan dipercaya oleh umat atau diberi mandat oleh umat beragama.

Usaha-usaha dalam mengadakan pembinaan kepada upada umat Hindu di seluruh Indonesia, diperlukan pedoman bagi tenaga penyuluh, sebagai pendharma wacana, dalam melaksanakan tugas dilapangan. Pedoman penyiaran Agama di Indonesia, adalah untuk memberikan pedoman dalam memberikan dharma wacana agar terujud kerukunan umat beragama.

Pendharma wacana dapat melaksanakan tugas- tugasnya dalam membina dan mengembangkan pemahaman dan pendalaman ajaran Agama yang baik dan benar dengan mengutamakankerukunan umat beragama.
Kerukunan umat beragama adalah merupakan dambaan dari berbagai pihak dalam rangka menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menjaga kerukunan dan melaksanakan sudah tentu harus ada pengendalian diri agar tidak terjadi panatisme sempit dikalangan umat bergama. Pedoman dasar dalam melaksanakan tugas sebagai juru penerangan agama hendaknya berpedoman kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku; Keputusan Menteri Agama RI No. 70 Tahun 1978, tentang Pedoman Penyuiaran Agama berbunyi sebagai berikut :

1). Pembinaan umat beragama bahwa majelis agama dan organisasi-organisasi keagamaan sebagai pembina umat beragama agar membina umatnya masing-masing agar menjadi pengikut ajaran agamanya dengan sebaik-baiknya. Organisasi-organisasi keagamaan dalam pembinaan umatnya tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Penyiaran agama hendaknya berpegangan pada kesepakatan bersama, yakni penyiaran agama diarahkan a) Penyiaran Agama di arahkan untuk menjaga stabilitas nasional dan demi tegaknya kerukunan umat beragama, antar umat beragama, interen umat beragama dan antar umat beragama dengan pemerintah. b) Penyiaran Agama dilaksanakan dengan semangat kerukunan, tenggang rasa, teposeliro, saling menghargai, hormat menghormati antar umat beragama sesuai dengan semangat jiwa Pancasila.

2). Penyiaran Agama tidak dibenarkan untuk; a) Ditujukan kepada seseorang dan atau orang-orang (kelompok) yangtelah memeluk Agama lain. b) Dilakukan dengan menggunakan bujukan/pemberian materi berupa uang, pakaian, obat-obatan, dan dalam bentuk apapun, dengan tujuan agar orang tertarik untuk memeluk suatu agama tertentu. c) Dilakukan dengan cara-cara menyebarkan pamflet, brosur, majalah buku buku dan sebagainya di daerah-daerah/dikediaman rumah orang yang beragama lain. d) Dilakukan dengan cara-cara keluarmasuk ke rumah orang yang memeluk Agama lain dengan dalih apapun.


Bilamana ternyata pelaksanaan pengembangan dan penyiaran Agamasebagaimana yang dimaksud diktum 2 tersebut, menimbulkan gangguan kerukunan umat beragama akan diambil tindakan sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku.

Penyuluh agama Hindu memahami tentang ajaran agama, mempunyai jiwa pemimpim memberikan pelayanan dibidang peningkatan sradha dan bhakti, sesuai dengan weda, serta mendorong umat Hindu dalam rangka meningkatkan pengabdian dan peranan umat Hindu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tugas mulianya jupen dalah menciptakan suasana kebersamaan, kerukunan dan keharmonisan hidup beragama, keharmonisan hidup bermasyarakat serta menjaga keharmonisan hidup antara manusia dengan alam (bhuanaagung) dan (bhuanaalit). Tugas mulia ini tercermin jika diantara jupen Hindu, satu Visi dan Missi dalam mengemban dharma agama dan dharma Negara. Mengupayakan merangkul semua organisasi, lembaga yang bergerak dalam bidang keagamaan.

Juru penerarangan agama juga dituntut untuk mampu memenuhi syarat khusus yang ditentukan dalam masing-masing agama.Juru penerangan agama harus menyadari bahwa menjadi penerangan agama merupakan panggilan dari Tuhan untuk melayani umatNya.Maka menjadi penerangan agama bukanlah untuk mencari prestise atau kedudukan dan kehormatan melainkan pertama-tama untuk melayani umat beragama. Karena menjadi penerangan agama merupakan panggilan dan pilihan dari Tuhan, maka kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan hendaknya menghormati dan menghargai keberadaan pemuka agama dari agama manapun dan berusaha untuk memberi dukungan terhadap tugas sebagai penerangan agama. Pembangunan bidang agama dapat ditempuh melalui beberapa cara. Diantaranya adalah Pertama, peningkatan kualitas pelayanan serta pemahaman pada agama dan kehidupan beragama. Kedua, peningkatan dimensi kerukunan hidup beragama yang mendukung sikap saling percaya dan harmonisasi antarkelompok masyarakat.


Arus globalisasi yang terjadi saat ini membawa dampak yang signifikan terhadap perkembangan agama Hindu. Ditengah kemajuan intlektual disertai dengan perkembangan modernisasi, hidup berdampingan kian makin jauh, lebih menonjol individualis dan materialistis. Perkembangan peranan jupen lambat laun tentu ada suka dan duka yang dihadapi, sesuai dengan konsep rwa bhineda dua unsur yang selalu berdampingan. Peranan jupen dalam membina dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, sering muncul bibit konflik di masyaarakat, baik konflik individu dengan individu, maupun individu dengan masyarakat luas. Konflik diartikan sebagai perbedaan, pertentangan dan perselisihan.

Menghindari perbedaan, pertentangan dan perselisihan perlu dibangun dimensi pemahaman tentang ajaran agama. Hal ini sangat penting dilakukan agar individu tidak menyimpang, akan tetapi semakin dekat dengan nilai, norma, dan ajaran agama. Sedangkan pembangunan dimensi kerukunan beragama juga perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kemajemukan sosial. Dengan demikian, suasana kehidupan masyarakat yang penuh toleransi, tenggang rasa, dan harmonis akan tercipta. Pada cakupan yang lebih luas, hal tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan sejahtera.Dalam sejarah peradaban kehidupannya, manusia sebagai makhluk yang berakal senantiasa berusaha mendapatkan taraf hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu.


Dalam proses pencapaian hal tersebut, manusia memanfaatkan kemampuan akal yang dimilikinya. Dengan usaha dan pengalaman yang ada, manusia menghasilkan sebuah ilmu pengetahuan. Teknologi informasi merupakan sarana yang menyediakan sumber ilmu pengetahuan yang tidak habis-habisnya untuk digali dan dimanfaatkan oleh siapa saja yang membutuhkan. Penerapan teknologi informasi untuk mempercepat proses pengelolaan dan sistem pelayanan yang lebih baik serta agar masyarakat meningkatkan kemampuan diri agar tidak gagap teknologi.

Setelah mempunyai ilmu pengetahuan manusia pun berusaha untuk menerapkan ilmu pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang nyata.Sesuatu yang berfungsi untuk mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya.Teknologi merupakan sebuah hasil dari penerapan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya.Kondisi pelayanan kehidupan beragama dinilai belum maksimal. Hal ini terlihat masih terjadinya kesenjangan fasilitas keagamaan antara perkotaan dan daerah terpencil. Sarana dan prasarana ibadah di daerah terpencil masih terbatas.

Namun di lain pihak, daerah perkotaan memiliki banyak tempat peribadatan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal dalam kurun waktu tersebut, upaya peningkatan mutu pelayanan kehidupan beragama melalui pembangunan sarana dan prasarana peribadatan terus dilakukan oleh Pemerintah. Misalnya, pembangunan sarana dan prasarana di daerah yang terkena bencana dan terisolir, serta pemberian bantuan rehabilitasi bagi sarana keagamaan yang mengalami kerusakan.


Dalam kemajuan jaman dewasa ini yang semakin canggih, maka penyajian dharma wacana juga bisa dilakukan dengan media teknologi canggih, seperti lewat televisi, lewat radio, memakai tape, dan sebagainya, termasuk juga lewat media cetak, seperti; surat kabar, jurnal, majalah, tabloid, brosur, dan media cetak lainnya yang tersedia. Hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Biasanya penggunaan teknologi informasi dilakukan dengan cara kerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, dan LSM yang memiliki kepedulian dalam hal dharma wacana.

Peningkatan prestasi ilmu agama Hindu dalam rangka pembinaan umat, perlu digali dan dimanfaatkan aplikasi teknologi yaitu aplikasi penerangan jarak jauh melalui Internet. Diharapkan menjadi solusi meningkatkan kualitas dapat memperluas ilmu agama bagi masyarakat. Upaya pemberdayaan lembaga sosial keagamaan untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang kondusif dalam pembangunan sosial khususnya pembangunan bidang agama. Namun dalam kurun waktu 2014-2015, peran lembaga sosial keagamaan masih belum optimal meskipun peningkatan peran lembaga tersebut terus dilakukan, yaitu melalui seminar, bantuan sarana dan prasarana,kegiatan operasional lembaga sosial keagamaan.

Untuk mengoptimalkan hal tersebut perlu menggunakan sarana Teknologi informasi yang menyediakan sumber ilmu pengetahuan yang tidak habis-habisnya.Ilmu pengetahuan tewat teknologi informasi digali dan dimanfaatkan oleh siapa saja yang membutuhkannya.Melalui teknologi informasi dapat pula dijalin sistem kerjasama perpustakaan baik di tingkat nasional, regional dan internasional sehingga kebutuhan informasi dapat dipenuhi di tingkat global.

Era globalisasi, merupakan salah satu wujud awal terjadinya perubahan peradaban manusia, ketika manusia menggunakan teknologi informasi dengan baik. Pada umumnya, pemahaman masyarakat tentang teknologi informasi masih sebatas pemanfaatan jaringan yang dapat menyampaikan informasi secara cepat dan akurat. Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan manajemen.

Teknologi dalam perspektif yang luas, kalau didasarkan pada definisi sistem tologi informasi hanyalah bagian dari sistem informasi.Teknologi informasi menggantikanperan manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasiterhadap suatu tugas atau proses manusia.Teknologi memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikaninformasiterhadap suatu tugas atau proses.Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses (Yusup, 2009:16).


Banyak perusahaan yang berani melakukan investasi yang sangat tinggi di bidang teknologi informasi. Alasan yang paling umum adalah adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan fleksibilitas bagi pengguna teknologi informasi.

Diadakan kegiatan seminar, mengingat keberadaan juru panerang atau penyuluhan agama tidak bisa dilepaskan dari keberadaan umat khususnya dalam memberikan tuntunan serta penyuluhan agama.Penyuluh agama atau dharma duta dalam Agama Hindu mempunyai tugas menginformasikan atau menyebarkan ajaran agama sehingga dharma agama dan dharma Negara bisa terwujud. Umat memiliki pemahaman dan pengalaman yang luas untuk mencapai kebahagiaan. Dharma duta atau juru penerang agama Hindu mempunyai tugas yang sangat berat untuk memotifasi memajukan ilmu agama kepada seluruh umat.Beratnya tugas disebabkan karena dharma duta adalah pemimpin dan panutan bagi umatnya.Demikian juga dengan penyuluh agama mempunyai posisi yang sangat strategis dalam pembinaan umat dan pembangunan dalam bahasa Agama.

Maka kegiatan seminar sangat dibutuhkan guna menyamakan persepsi menambah/memiliki keahlian dan kemampuan professional dalam memberikan pelayanan, bimbingan, penyuluhan kepada masyarakat dengan menggunakan sarana informasi teknologi yang ada di era globalisasi ini.

Informasi teknologi telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan manusia.Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan manajemen. Hal ini menggambarkan teknologi dalam perspektif yang luas. Definisi sistem teknologi informasi merupakan sistem informasi yang begitu banyak macam komponen yang dimiliki.


2.3 Pengaruh Globalisasi Teknologi Informasi (TI).
Kedatangan sistem teknologi informasi (TI) di era globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara di dunia termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi pengaruh positif dan negative.


a). Dampak positif dari globalisasi :
Dari segi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa Negara dengan banyaknya peningkatan di dalam Negara maka akan meningkat pula kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Dari segi sosial budaya kita dapat meniru pola pikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan penggunaan IPTEK bangsa lain yang lebih maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa. Pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Dari segi politik, sistem pemerintahan yang lebih terbuka dan demokratis karena pemerintahan adalah bagian besar dari Negara jika suatu Negara di jalankan secara bersih dan jujur makan akan meningkatkan rasa nasinalisma dan kecintaan terhadap Negara.

Dampak kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era glonalisasi bagi masyarakat sekarang teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu kebutuhan khusus yang telah membawa manfaat luar biasa teknologi di anggap dapat menyelesaiakan masalah pada saat ini bahkan sebagian masyarakat memuja kecanggihan yang di tawarkan oleh teknologi.Masyarakat meyakini teknologi dapat memberikan kesejahteraan dan berbagai kebutuhan lainnya namun teknologi juga mendatangkan malapetaka bagi kehidupan bangsa kita. Kita mampu berkomunikasi dengan mudah, cepat, murah dan nyaman melalui fasilitas email, chat, bahkan bertatap muka melalui internet. Kita dapat berkomunikasi dengan siapapun, di manapun, kapannpun dengan hp ataupun internet.Kita lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru saat ini melalui internet.Kita juga dapat berbelanja dengan mudah menggunakan internet.Media pertukaran data, para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.Kemudahan bertransaksi bisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju tempat penjualan.

b) Dampak negative dari globalisasi :
Globalisasi dapat merubah keyakinan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran, sehingga tidak menutup keungkinan arah dari ideologi pancasila ke ideologi liberalisme jika hal tersebut terjadi rasa nasionalisme akan hilang perlahan lahan. Munculnya sikap indiviunalisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar perilaku sesama warga, dengan adanya individualisme maka orag tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia di anggap sebagai ajaran yang mutlak.


Dari globalisasi aspek ekonomi hilang rasa cinta terhadap produk dalam negeri. Karena banyaknya produk luar negeri membajiri di Indonesia dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa bangsa Indonesia. Pemanfaatan jasa informasi dan telekomunikasi oleh jaringan teroris.Membuat orang lupa waktu, munculnya pornografi yang tidak baik bagi budaya kita, munculnya para penipu yang memanfaatkan internet, meluasnya perjudian dan masih banyak lagi.

III. Penutup
3.1 Simpulan
Saat ini Teknologi Informasi (TI) berkembang sangat pesat dan meliputi berbagai bidang kehidupan manusia.Baik untuk keperluan menyelesaikan pekerjaan sehari-hari di tempat kerja, maupun di dalam kehidupan pribadi atau keluarga. Perkembangan (TI) ini akan mendominasi dunia dan sangat memengaruhi kehidupan masyarakat di masa mendatang.


Umat Hindu yang dapat mengerti perkembangan (TI) dan mampu menerapkannya dalam kehidupannya sehari-hari akan mampu bersaing dengan orang lain di era global. Menggugah mengingatkan tentang konsep-konsep teknologi informasi.Menerangkan tentang berbagai macam konsep teknologi informasi, hal ini sangat penting dalam memberikan motivasi kepada para juru penerang umat Hindu untuk menarik minat mereka untuk berinteraksi dengan teknologi informasi.


Berinteraksi dengan teknologi informasi dalam kemajuan jaman dewasa ini yang semakin canggih, maka penyajian dharma wacana juga bisa dilakukan dengan media teknologi canggih, seperti lewat internet, lewat situs web (website), lewatsitus blog, lewat televisi, lewat radio, memakai tape, dan sebagainya, termasuk juga lewat media cetak, seperti; surat kabar, jurnal, majalah, tabloid, brosur, dan media cetak lainnya yang tersedia.

3.2 Saran
Untuk kemajuan ilmu agama, umat Hindu diharapkan mengerti kegunaan tentang teknologi informasi untuk mengakses/menggali ilmu-ilmu agama yang dimuat oleh pakar-pakar agama di internet. Pemahaman teknologi informasi diharapkanperkembangan (TI) kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan umat Hindu khusnya masyarakat Indonesia pada umumnya menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Diharapkan dengan adanya teknologi Informasi dapat dimanfaatkan sesuai dengan kegunaan sebenarnya yang mampu mencerdaskan umat Hindu khususnya dan bangsa, bukannya untuk menghancurkan moral moral bangsa. 

DAFTAR PUSTAKA


Bungin, Burhan, 2011. Sosiologi Komonikasi, Teori, Paradigma, dan Diskusus Teknologi Komonikasi di Masyarakat. Jakarta : Kharisma Putra Utama
Ishadi, SK, 1999. Prospek Bisnis Informasi di Indonesia. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
http://caramembuat.mywapblog.com/apa-itu-website-mengenal-definisi-dan-pe.xhtml
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi informasi
Keputusan Menteri Agama RI No. 70 Tahun 1978, tentang Pedoman Penyuiaran Agama
Maskun, 2013.Kejahatan Siber (Cyber Crime).Jakarta : Karisma Putra Utama
Yusup, H. Pait M, 2009. Ilmu informasi, Komonikasi, dan Kepustakaan.Jakarta: PT Bumi Aksara

 

Contact Us

STAHN-TP Palangka Raya

Alamat : Jln. G. Obos X Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112
Telp : (0536) 3229942, 324039, 3327942
Fax : (0536) 3242762
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Connet With Us

   

Find Us On Facebook